Peraturan Padepokan Mardika

Arah/tujuan dan proses pelayanan padepokan MARDIKA

Menjadi cantrikwati di padepokan MARDIKA adalah bejalar hidup agar:

  1. Menjadi orang yang memiliki spiritualitas ilahi. Spiritualitas adalah praksis atau praktek hidup konkret.
  2. Menjadi orang merdeka: yang tidak mau dijajah, tidak mau menjajah, dan tidak membiarkan terjadinya penjajahan.
  3. Menjadi orang yang mandiri
  4. Menjadi orang yang kreatif
  5. Menjadi orang yang mencintai alam.

Peraturan penerimaan

  1. Setiap cantrikwati yang diterina di padepokan MARDIKA harus menanggung seluruh biaya hidup selama tinggal/mondok di padepokan MARDIKA dan biaya belajar/sekolahnya. Padepokan MARDIKA menanggung seluruh biaya itu bagi cantrikwati:
    • Miskin
    • Bersemangat menuntut ilmu
    • Bersedia dan berani menjalani hidup “susah” yaitu bekerja keras agar menjadi orang yang mandiri
  2. Cantrikwati yang diterima di padepokan MARDIKA dan menanggung sendiri seluruh biaya hidup maupun sekolahnya juga harus bersemangat menuntut ilmu dan menjalani hidup “susah” yaitu bekerja keras seperti cantrikwati yang menerima bantuan penuh dari padepokan MARDIKA.
  3. Yang diterima sebagai cantrikwati di padepokan MARDIKA harus diserahkan oleh orang tua atau walinya. Orang tua/wali harus menandatangani surat pernyataan penyerahan anak untuk menjadi cantrikwati di padepokan MARDIKA.
  4. Yang diterima sebagai cantrikwati di padepokan MARDIKA harus memiliki “ayah/ibu rohani”yang juga menjadi pendamping selama belajar hidup di padepokan MARDIKA
  5. Selama menjadi cantrikwati di padepokan MARDIKA asrama padepokan MARDIKA adalah rumahnya. Kalau mempunyai rasa rindu kepada keluarga dapat berkunjung beberapa jam atau paling lama sehari. Hanya di hari raya keagamaan dan hari-hari istimewa keluarga, yaitu pernikahan dan kedukaan/kesripahan dapat berkunjung ke orang tua selama dua hari.
  6. Cantrikwati di padepokan MARDIKA yang seluruh biaya hidup dan sekolahnya ditanggung oleh padepokan MARDIKA apabila keluar dari padepokan dan keluar/berhenti sekolah harus mengembalikan seluruh biaya yang sudah dikeluarkan oleh padepokan MARDIKA. “Ayah/ibu rohani” juga ikut bertanggung jawab atas beban ini.
  7. Cantrikwati di padepokan MARDIKA harus meninggalkan asrama padepokan MARDIKA apabila telah tamat/lulus/selesai dari belajar/sekolah yang ditempuhnya ketika diterima sebagai cantrikwati di padepokan MARDIKA.

Peraturan asrama/bertempat tinggal

Peraturan ini dibuat untuk ditaati sebagai pembelajaran disiplin hidup. Setiap pelanggaran dikenai sanksi/hukuman sebagai pembelajaran atas tanggung jawab kehidupan bersama atau bermasyarakat.
Komunitas padepokan MARDIKA

  1. Seluruh cantrikwati adalah satu keluarga. Setiap cantrikwati harus mengasah kepekaan berolah rasa untuk menjaga kebersamaan.
  2. Setiap cantrikwati harus bertanggung-jawab atas harta milik pribadi.
  3. Setiap bagun tidur cantrikwati harus melakukan doa pagi sesuai dengan kepercayaan masing-masing dan meditasi. Setiap malam, mengakhiri waktu belajar setiap cantrikwati harus melakukan doa malam sesuai dengan kepercayaan masing-masing dan meditasi.

Lokal padepokan MARDIKA

  1. Pendapa merupakan tempat sepi atau sunyi. Cantrikwati harus menjaga kesepian atau kesunyian pendapa. Tidak boleh berbicara, kecuali di waktu kursus/pelajaran.
  2. Asrama dengan seluruh kamar yang tersedia merupakan tempat tinggal bersama.
  3. Setiap cantrikwati bertanggung jawab atas kerapian tempat tidur
  4. Setiap cantrikwati bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian kamar.
  5. Seluruh langit-langit, dinding dan lantai padepokan termasuk pendapa harus besih. Setiap hari secara bergantian setiap cantrikwati membersihkan semua itu dan khususnya lantai harus disapu dan di-pel.
  6. Dapur harus bersih dan rapi. Setiap hari secara bergantian setiap cantrikwati memasak, membersihkan dan merapikan dapur.
  7. Setiap habis makan dan minum cantrikwati harus membersihkan piring dan gelas sehingga tidak ada piring, gelas atau alat lain yang direndam, kecuali alat memasak yang sulit dibersihkan setelah dipakai (harus direndam agar dapat dibersihkan).
  8. Air minum yang juga untuk memasak harus selalu tersedia. Setiap cantrikwati harus segera melapor ke ibu asrama apabila persediaan air tinggal separo.
  9. Beras, bumbu, dll harus selalu tersedia. Setiap cantrikwati harus segera melapor ke ibu asrama apabila persediaan sudah menipis
  10. Setiap cantrikwati harus menjaga kebersihan lingkungan padepokan. Tidak ada sampah, tidak ada rumput di seluruh lingkungan padepokan.
  11. Sampah basah (organik) mesti diolah untuk menjadi kompos sedang sampah kering (non-organik) yang dapat didaur ulang dikumpulkan untuk didaur ulang, yang tidak dapat didaur ulang dibakar di tempat yang disediakan.
  12. Cantrikwati yang bertugas memasak harus mengumpulkan air cucian beras, sayuran, daging atau yang lain untuk menyiram tanaman.
  13. Setiap cantrikwati yang akan mandi, mencuci, dll di kamar mandi/w.c dapat menyalakan lampu dan setelah selesai harus dimatikan.
  14. Setiap cantrikwati yang menggunakan kamar mandi/w.c dapat menghidupkan mesin pompa air agar air mengalir dan setelah selesai harus segera mematikan aliran air dan juga mesin pompa air.
  15. Setiap cantrikwati tidak boleh menjemur pakaian di sekitar pendapa.
  16. Setiap hari lampu penerang jalan harus dinyalakan di malam hari dan setelah fajar tiba lampu harus dimatikan.
  17. Cantrikwati harus menggunakan benda-benda milik padepokan dengan baik dan hati-hati. Setiap cantrikwati yang merusakkan benda-benda milik padepokan, kecuali karena aus, harus menggantinya.

Waktu tidur dan bangun

  1. Setiap hari pada pukul 22.00 harus sudah mulai tidur, kecuali ada kegiatan yang diselenggarakan oleh padepokan MARDIKA.
  2. Cantrikwati yang akan berkegiatan hingga lebih pukul 22.00 harus mendapat ijin dari ibu asrama
  3. Selama tidur lampu harus dimatikan. Di dalam kamar hanya boleh dinyalakan lampu tidur.
  4. Setiap hari cantrikwati harus sudah bangun pada pukul 04.30.
  5. Selain waktu tidur, yaitu pkl 22.00 hingga 04.30 cantrikwati dilarang keras tidur atau tidur-tiduran.

Belajar

  1. Setiap hari, termasuk pada hari Sabtu, mulai pukul 19.30 cantrikwati harus belajar
  2. Cantrikwati yang akan berkegiatan hingga pukul 19.30 sehingga tidak dapat belajar pada waktu mesti belajar harus mendapat ijin dari ibu asrama.
  3. Selama waktu belajar seluruh cantrikwati harus belajar di pendapa.
  4. Selama belajar semua cantrikwati harus tidak berbicara/bercerita. Apabila ada yang ingin bertanya atau membantu sesama cantrikwati harus dilakukan dengan berbisik.
  5. Setelah selesai belajar seluruh lampu di pendapa harus dimatikan.
  6. Cantikwati harus ikut terlibat di kursus-kursus yang diselenggarakan di padepokan MARDIKA.
  7. Setiap hari Senin, Selasa dan Rabu cantrikwati harus berbicara dengan bahasa Jawa krama inggil. Pada hari Kamis, Jiumat cantrikwati harus belajar berbicara dengan bahasa Inggris. Setiap hari Sabtu mulai ;bangun pagi pada pukul 04.30 hingga kursus/pelajaran ketrampilan pada pukul 17.00 cantrikwati harus berupasa tidak berbicara (membisu). Setiap hari Minggu cantrikwati harus berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Tamu

Cantrikwati dapat menerima tamu yaitu teman atau anggota keluarga yang berkunjung selama jam/waktu istirahat sepulang sekolah hingga 14.30. Tamu itu mesti diterima di pendapa dan tidak boleh masuk ke kamar.

Cantrikwati yang akan bepergian dan menginap

  1. Cantrikwati yang akan bepergian apalagi menginap harus mendapat ijin dari ibu asrama.
  2. Setiap berangkat ke sekolah harus berpamitan kepada ibu asrama dan Ki Atma

Untuk belajar mandiri dan kreatif padepokan MARDIKA menyediakan lahan dan sarana yang dapat dimanfaatkan oleh cantrikwati, antara lain

  1. Lahan pertanian
  2. Kandang untuk memelihara burung
  3. Kandang untuk memelihara ayam
  4. Kolam untuk memelihara ikan
  5. Cantrikwati dapat belajar bekerja di luar padepokan untuk mengembangkan diri, bakat, mimat dan ketrampilan dirinya hanya setelah mendapat ijin dari ibu asrama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *